Dari ABI HURAIRAH semoga Allah meredhoinya berkata: rasulullah bersabda :
Pada tiap ruas tulang manusia hendaklah ia bersedekah setiap hari terbitnya matahari, engkau berbuat adil antara dua orang yang bertikai adalah sedekah, engkau menolong orang dengan cara menaikkan ke atas kendaraannya, atau membantu mengangkat barang bawaan ke atas kendaraanya adalah sedekah, dan mengucapkan kalimat yang baik adalah sedekah, dan setiap langkah yang terpakai menuju shalat adalah sedekah, dan membuang sesuatu yang bisa melukai dari jalan adalah sedekah. (diriwayat bukhori dan muslim).
Keterangan:
1. Pada tiap ruas tulang manusia hendaklah ia bersedekah
Manusia memiliki 360 ruas tulang dan masing-masingnya memiliki fungsi dan kehebatan yang berbeda, lengan, jari, dan telapak tangan hanya merupakan satu wilayah tubuh yang amat sederhana, namun tiga jenis tulang tersebut memiliki kelebihan tersendiri dan jika ada satu saja yang cacat maka, akibatnya sangat fatal, bukan hanya mempengaruhi gaya gerak lokal tapi juga kinerja anggota tubuh lainya.
data rinci jumlah ruas tulang manusia yang sebanyak 360 ini telah di nyatakan oleh rasulullah SAW, dalam hadits yang di riwayatkan oleh muslim dalam shahihnya (2/698),(16), bab sedekah itu tercantum di setiap sesuatu yang ma'ruf, dan ternyata apa yang telah beliau sampaikan sekitar 1400 tahun yang lalu telah di benarkan oleh fakta ilmiah pada abad ke 20 lewat penelitian alat canggih kedokteran zaman sekarang.(sebagai tanda kebenaran yang nyata bagi sang utusan)
2. Pada tiap ruas tulang manusia hendaklah ia bersedekah setiap hari terbitnya matahari. artinya wajib bagi kita bersedekah tiap hari atas tiap ruas tulang yang kita miliki , ini berarti 360 ruas perhari maka dalam seminggu secara terulang perharinya menjadi 2520(dua ribu limaratus dua puluh).namun lagi-lagi tidak luput dari nikmat Allah, bahwa hampir dari setiap sedekah yang di maksudkan oleh Allah adalah sesuatu yang dekat dan bisa di capai, alangkah mudahnya bagi manusia menjalani apa yang Allah wajibkan kepada mereka.(hadits berikutnya adalah keterangan yang menjelaskan bentuk sedekah yang mesti kita lakukan)
3. engkau berbuat adil antara dua orang yang bertikai adalah sedekah.
Engkau selesaikan permasalahan dua orang yang sedang bertikai dengan dua cara yaitu mendamaikan mereka atau mengambil keputusan secara hukum, yang mesti di utamakan bahkan wajib adalah cara yang kedua, yaitu mengambil keputusan secara hukum, namun cara yang kedua ini di pakai jika engkau mengetahui akar permasalahan dan siapa yang benar, siapa yang salah.
Apabila tidak di ketahui akar permasalahan serta siapa yang benar atau salah maka cara yang pertama berlaku, yaitu dengan cara mendamaikan keduanya.
Kesalahan para hakim sekarang adalah mendamaikan antara dua orang yang bertikai, padahal dia mengetahui akar permasalahannya.
4. engkau menolong orang dengan cara menaikkan ke atas kendaraannya, atau membantu mengangkat barang bawaan ke atas kendaraanya adalah sedekah.
Ontanya misalkan engkau naikkan ia ke atas punggung ontanya jika ia tidak bisa menunggangya atau engkau bantu mengangkat barang bawaanya lalu letakkan di atas punggung ontanya, maka ini juga bentuk sedekah.
5. dan mengucapkan kalimat yang baik adalah sedekah.
Kalimat yang baik pada haknya Allah seperti tahmid, tasbih, tahlil dan lain-lain atau juga pada hak sesama manusia seperti ahklak yang terpuji. (ah)
6. dan setiap langkah yang terpakai menuju shalat adalah sedekah.
Jauh ataupun dekat jarak yang di tempuh, apabila dia keluar dari rumah dalam keadaan suci menuju mesjid untuk sholat fardhu, maka Allah mengangkat derajat dan menghapus dosanya.
Terjadi beberapa ihktilaf ulama : sebahagian mereka mengatakan bahwa di sunatkan bagi yang hendak melaksanakan sholat untuk memperkecil langkah agar volume derajat yang di angkat serta dosa yang di ampunkan sebanyak jumlah langkah.
Namun pendapat ini di bantah oleh ulama lainya bahwa nabi tidak mengajurkanya dan tidak ada perintah dari beliau untuk memperkecil langkah, Sama seperti orang yang berangkat lebih awal satu jam dari jadwal sholat jumat, sesampainya di mesjid ia berniat untuk beri'tikaf, maka hal yang seperti ini tidak di syaria'tkan sebab, i'tikaf yang dianjurkan nabi adalah sepuluh terakhir bulan ramadhan, karena orientasi i'tikaf tersebut adalah lailatul qodar, dan malam lailatuil qodar ini tidak ada selain bulan ramadhan.
7. dan membuang sesuatu yang bisa melukai dari jalan adalah sedekah.
Membuang kaca pecah, paku, kerikil tajam dari jalan merupakan perbuatan baik yang di anjurkan, bahkan Allah mamberikan "iming-iming" pahala bagi orang islam yang mau melakukan kebaikan.
Isi kandungan hadits:
1. wajib bersedekah bagi setiap angota tubuh manusia manusia, tiap harinya di mulai ketika terbit fajar (a'la lil wujub).
Dan juga wajib bersyukur atas pengembalian anggota tubuh secara utuh lengkap dengan fungsinya setelah sekian jam kita terlelap di malam harinya, tangan, kaki, jari, semuanya tidak ada satu kekurangan, ini adalah nikmat Allah yang wajib kita syukuri.
jika ada yang menayakan, apa bentuk nyata dari sedekah yang wajib kita tunaikan? Maka jawabanya adalah rasulullah, beliau mengatakan cukup dengan menunaikan sunnat dhuha.
Kesimpulan dari perkataan beliau ini adalah, setiap muslim harus selalu melaksanakan sholat dhuha, sebab ini merupakan ganti dari pada sedekah yang di wajibkan kepada kita sebanayak 360 perharinya.
Dari abi dzar bahwa rasulullah bersabda : tiap-tiap tulang ruas kalian hendaklah bersedekah, setiap kalimat tasbih adalah sedekah, dan setiap kalimat tahmid adalah sedekah, dan setiap tahlil adalah sedekah, dan setiap kalimat takbir adalah sedekah, dan amar ma'ruf nahi mungkar adalah sedekah, dan bayaran sedekah tersebut cukup dengan dua raka'at pada sholat dhuha.
2. تطلع فيه الشمس kalimat ini sangat jelas mengatakan bahwa yang bergerak adalah matahari dan juga pada surat alkahfi ayat ke 17 (wa tarasyamsa idza thola'at….), surat shod ayat 32.
Dari kalimat ayat dan hadist di atas jelas, bahwa mataharilah yang bergerak, disini tidak ada yang keliru karena maksud dari kalimat تطلع فيه الشمس tidak mengacu pada mana yang bergerak mengelilingi antara bumi dan matahari, namun secara jelas dalam hadits ke 159 dalam shohih muslim bahwa rasulullah memberi keterangna kepada sahabat, sesungguhnya matahari itu bergerak dari timur menuju tempatnya di bawah arasy kemudian sujud, lalu kembali terbit ke barat atas perintah tuhanya.
Adapun keterangan mana yang mengeliling dan mana yang di kelilingi antara bumi dan matahari banya terdapat dalam kitab Allah yang maha benar salah satunya pada ayat berikut:
Allah-lah yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan (mu) dengan Tuhanmu. (Surat ar-Ra'd: 2).
3. jalan damai itu bagus,namun adil dalam memutuskan suatu hukum setelah mengetahui kebenarannya adalah wajib.semua ini juga merupakan bentuk sedekah yang "dibungkus"dalam amal ma'ruf.
Kalimah toyyibah adalah kalamullah,karena setiap isi alqur'an indah dalam temanya,indah dalam bahasanya,indah dalam segala hal tanpa cacat.
4. meletakkan duri di jalan adalah perbuatan tercela dan kriminil.
0 komentar:
Catat Ulasan